Jangan Putus Asa!


Ketika megikuti perkuliahan, di sekolah, seminar atau di kajian-kajian ilmiah, pernahkan kita merasa masih belum faham dengan pelajaran atau mata kuliah yang telah disampaikan kecuali sedikit sekali? bahkan tidak faham sama sekali?

Pernahkah juga kita mengalami kesusahan dalam menghafal serta mengingat pelajaran yang super njlimet ditambah dengan istilah-istilah planet yang bikin mulut kaku membacanya?

Ane yakin diantara dari kita pasti pernah mengalaminya (termasuk yang punya blog ini :D), ketika kita mengalami keadan seperti di atas apa yang kita rasakan? menangis (cengeng :D), kesal, atau bahkan putus asa karena tidak seperti teman-teman lain yang ketika disampaikan materi kuliah langsung faham, sekali komat kamit langsung hafal pelajaran yang njlimet.

Kita tidak perlu putus asa kawan ketika cobaan  seperti susah memahami pelajaran, susah menghafal dan bla..bla…bla…lainnya menimpa kita. Ingatlah bahwa kita, teman-teman kita, Syaikh Utsaimin, Imam Ahmad, Imam Syafi’i, Imam Adz-Zahabi dan ulama tersohor lainnya masuk dalam firman Allah :

“Dan Allah mengeluarkan Kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sedikitpun (sesuatu) dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur”(An-Nahl : 788)

Kita dan semuanya disebutkan dalam ayat ini, siapapun dia, ulama maupun orang kaya itu sama! Baik para Nabi dan Rasul pilihan Allah maupun para sahabat, sama-sama dilahirkan dalam ke’adaan tidak mengetahu. So, jangan putus asa dan meremehkan diri sendiri!

Selain itu, kalo kita terus-terusan putus asa dan tidak mau berusaha kita gak bakalan pernah bisa berkembang! kapan coba kita bisa faham, dan hafal, liat textbook aje langsung memalingkan pandangan?  bukankah ada sebuah perkataan yang bunyinya seperti ini :

من تعود على شيء صر اهله

“Siapa yang membiasakan diri terhadap sesuatu, maka ia akan menjadi ahli pada sesuatu tersebut”

Kalo kita terus putus asa gara-gara gak faham ama pelajaran, susah ngafalin pelajaran maka berbahagialah, kita akan menjadi seorang ahli, ya, ahli PUTUS ASA🙂. Begitu juga sebaliknya, mesipun gak faham-faham juga tapi terus mencurahkan usaha, terus bertanya ketika mendapatkan sesuatu yang mengganjal di benak kita yang bikin kita gak faham-faham , sedikit-demi sedikit yang namanya kecerdasan akan tumbuh dan berkembang jika kita mau membiasakannya, dan kita akan terbiasa dengan hal tersebut. 

Imam Ahmad, siapa yang tidak kenal dengan beliau? Seorang ulama besar dengan kedudukan, kemuliaan, serta keutamaannya pernah berkata tentang dirinya:

“Saya mempelajari kitab haid selama sembilan tahun”

Bayi yang baru lahir saja gak bisa langsung lari ato bahkan salto, tapi musti tiarap dulu, ngesot, dan seterusnya sampai bisa berjalan dan berlari. Ketika belajar berjalan sering sekali jatuh sampai nangis-nangis mengeluarkan irama yang merdu😀 (saking merdunya sampai nyamuk dirumah kabur…hehe) apakah setelah itu jera dan tidak mau lagi belajar berjalan? tidak! seribu kali tidak!! bahkan terus belajar dan belajar sampai seimbang dan akhirnya bisa berjalan layaknya orang disekelilingnya!!  Sedangkan kita yang secara objektif lebih besar dan sudah mumayyiz pula daripada bayi masa ingin semuanya instan tanpa usaha? gak malu apa? Ingat, semuanya butuh proses kawan!  free lunch, man! Terakhir ane tutup tulisan ini dengan firman Allah dalam hadits qudsi :

“Aku adalah seperti apa yang hamba-Ku sangkakan kepada-Ku”

Jangan putus asa kawan, stay postive! mari kita terus berusaha, membiasakan diri serta berdoa agar selalu dibeberikan kemudahan serta ilmu yang bermanfaat kepada kita. Mustahil kan kita menginginkan sesuatu tanpa usaha? Ayo kita pasti bisa, kita pasti bisa, kita pasti bisa!

20 thoughts on “Jangan Putus Asa!

  1. memang betul bro kita tidak boleh berputus asa . . .
    kita harus semangat menjalani hidup ini . . .
    semua sudah digaris taqdirkan sama Yang Maha Kuasa . . .🙂
    salam kenal . . .

  2. hehehe… saya tersinggung…
    Mungkin saya sudah jadi ahli putus asa…
    Tapi memang benar, jangan putus asa. Kalau putus asa, ya bangkit lagi dengan semangat. Kalau sudah bangkit, terus putus asa, bangkit lagi. (ini ahli putus asa atau ahli bangkit, ya?)

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s