Balance Itu Perlu!


Memang, bekerja itu perlu dan penting untuk mencari sesuap nasi agar kita bisa menyambung kehidupan kita, tapi yang jadi masalah adalah ketika kita terlalu sibuk dan larut, bahkan menjadi ‘autis’ pada pekerjaan kita itu akan menjadi sebuah problem, bukan hanya problem kecil, tapi problem yang besar.

Yap, ada kisah nyata, seorang orang tua yang sangat sibuk dengan pekerjaannya, dikira dengan mendapatkan uang yang banyak ia bisa membahagiakan keluarganya, padahal ada kebahagiaan yang lebih dari hanya sekedar uang, yaitu kebahagiaan bisa bercengkrama, mendidik anak yang akan menjadi aset berharga hidupnya. Akhirnya, dengan sibuknya ia dengan pekerjaannya mengakibatkan terjadinya dekadensi moral pada anak-anaknya, terbentuk pripadi-pribadi buruk pada anak-anaknya, keluarganya pun jadi error lantaran ia terlalu larut dalam kerjanya.

***

Keseimbangan antara hidup dan pekerjaan itu sangat penting sekali, penting bagi kita yang belum berkeluarga, dan sangat penting lagi bagi mereka yang berkeluarga. Ketika kita bekerja, ane silogismekan seperti ini, misalnya hidup itu adalah seseorang dan pekerjaan itu adalah seseorang juga, dan pekerjaan intesif itu ada dua, yang pertama wortel, dan yang satunya adalah stik kayu.

Nah, ketika kita bekerja terlalu keras dan terlalu lama, wortel yang ada pada pekerjaan itu akan berubah menjadi kayu, yang kemudian akan memukul kaki si hidup ini hinga patah, gedubrak!! Sehingga si hidup berkata “Oh, kakiku, aku tidak bisa bermain bola lagi!” Hoby yang pertama kali kitaa cuhkan ketika kita larut dalam pekerjaan kita.

Kemudian pekerjaan ini memukul mata si hidup, sehingga hidup pun berkata “Oh, mataku, aku tidak lagi bisa melihatkeluarga dan teman-temanku” Sehingga, keluarga dan teman kita pun di acuhkan, menjadi tak terhiraukan, mereka menjadi menderita karena pekerjaan kita.

Kemudian pekerjaan ini memukul kepala kehidupan, sehingga hidup pun berkata “Oh. siapa aku?? apa yang telah terjadi pada diriku??” Bahkan kita mungkin mulai kehilangan identitas diri kita sendiri karena terlalu larut dalam pekerjaan kita.

Bahkan, kehidupan kita mungkin terbakar, sehingga tempat bersantai kita adalah di tempat kerja.

Lihat asilogisme diatas, betapa berbahayanya ketika kita menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan. Ketika kita bekerja sesuai dengan waktu dan proporsinya, maka kejadian yang diatas tidak akan kita alami, bahkan antara pekerjaan dan hidup serta keluarga menjadi seimbang, dan amah serta tanggung jawab kita pun dapat kita laksanakan dan ditunaikan secara hoslistik.

“Setiap kita memiliki tanggung jawab, dan akan dimintai pertanggung jawaban mengenai apa apa yang menjadi tanggung jawab kita, hidup dan keluarga merupakan tanggung jawab besar bagi kita semua”

Terakhir, semoga dengan sedikit tulisan pas-pasan diatas bisa menjadi rekonstruksi  body image bagi orang yang mengalami imbalance life-work. Ane tutup tulisan ini dengan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari

كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ اْلإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا

Setiap engkau adalah pemelihara, dan setiap engkau akan dimintai pertanggung jawaban mengenai apa yang menjadi tanggung jawab pemeliharaannya: Seorang pemimpin adalah pemelihara, ia akan dimintai pertanggung jawaban mengenai apa yang menjadi tanggung jawab pemeliharaannya. Seorang laki-laki juga pemelihara dalam keluarganya, ia akan dimintai pertanggung jawaban mengenai apa yang menjadi tanggung jawab pemeliharaannya. Dan seorang perempuan adalah pemelihara dalam rumah suaminya, ia akan dimintai pertanggung jawaban mengenai apa yang menjadi tanggung jawab pemeliharaannya.

picture by cache.abovethelaw.com

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s