Ketika Musibah Menimpa


Bismillah wahsolatu wassalamu ‘ala rasulilah, wa ba’d…Sudah dimaklumi, bahwa yang nama musibah itu pasti menimpa manusia, tanpa terkecuali, baik itu mu’min, maupun kafir, namun ketika musibah itu datang, seorang mu’min memiliki kesitimewaan tersendiri, ya keistimewaan yang luar biasa. sebagaimana yang tertera dalam hadits Nabi -shallalahu ‘alaihi wa sallam

– عجبا لأمر المؤمن إن أمره كله خير ، وليس ذاك لأحد إلا للمؤمن ؛ إن أصابته سرّاء شكر ؛ فكان خيراً له ، وإن أصابته ضرّاء صبر ؛ فكان خيراً له . رواه مسلم .

“Sungguh mengagumkan perkara seorang mu’min, sesungguhnya semua perkaranya baik! dan itu tidak ada pada seorangpun ecuali kepada seorang mu’min. Jika mendapatkan kelapangan ia bersyukur mka yg demikian itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa kemudaratan/kesusahan ia bersabar mk yg demikian itu baik baginya.” (HR. Muslim)

Allahu akbar, seorang mu’min tidak pernah lupa dengan Allah pada lapang maupun sempitnya, seberapa banyak kelapangan yang ia dapatkan, ia tetap ingat kepada Allah, tetap bersukur kepadaNya. Karena dengan bersyukur itu lah kenikmatan yang diberikan kepadanya akan terus bertambah! Allah -subhaanahu wa ta’ala berfirman-

لئن شكرتم لأزيدن لكم, و لئن كفرتم, ان عذابي لشدي…

“Sekiranya kalian bersyukur, maka niscaya akan Aku tambahkan ni’mat kepadamu, dan sekiranya kalian kufur, maka sesungguhnya azabku sangatlah pedih”

Mu’min senantiasa bersyukur, karena syukur adalah sifat Allah -azza wa jalla- sebagaimana sabdaNya

والله شكور حليم”

“Dan Allah itu syakur lagi halim”

Ibnu Katsir menafsirkan Syakur dalam ayat ini: “Maksudnya syukur ini adalah Allah memberi membalas kebaikan yang sedikit dengan ganjaran yang banyak”

senantiasa bersyukur pula, karena syukur itu adalah sifat-sifat pada nabi. Ya, sebagaimana tertera dalam hadits shahih dari ‘Aisyah -radhiyallahu ‘anha- berkata

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم ، إذا صلى ، قام حتى تفطر رجلاه . قالت عائشة : يا رسول الله ! أتصنع هذا ، وقد غفر لك ما تقدم من ذنبك وما تأخر ؟ فقال ” يا عائشة ! أفلا أكون عبدا شكورا

“Bahwasanya Rusulillah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bila beliau shalat, beliau berdiri sangat lama hingga kulit kakinya mengeras ‘Aisyah bertanya: Wahai Rasulullah, mengapa engkau sampai melakukan demikian? Bukankan dosa-dosamu telah diampuni, baik yang dosa yang lalu maupun yang akan datang? Rasulullah besabda: ‘Wahai Aisyah, bukankah semestinya aku menjadi hamba yang bersyukur?

Karena dengan bersyukur, itu adalah ibadah kepadaNya, dengan bersyukur akan datang maghfirah -pengampunan- dari Allah, dengan bersyukuradalah sebab seorang mmu’min akan mendapatkan ridhaNya, merupakan sebab keslamatan dari azab Allah-azza wa jalla-,  dan dengan bersyukur pula seorang mu’min akan mendapatkan ganjaran di dunia dan akhirat!

Bukan seperti yang dikatakan oleh Qarun terhadap kekayaannya

انما اوتيته على علم عندي

Sesungguhnya ini adalah hasil daru jerih payah dan usahaku!

Semoga Allah menjadikan kita hambaNya yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat-Nya

اللهم أعنا على ذكرك، وشكرك، وحسن عبادتك

Ya Allah, berilah pertolongan kepada kami Agar kami kami senantiasa berzikir kepadamu, bersyukur kepadamu, serta beribadah dengan baik kepadamu.

Begitu pula sebaliknya, seberapa banyak pun  musibah, kemudharatan yang menimpanya, ia bersabar atas musibah yang menimpanya. Dengan musibah yang menimpanya, ia bersabar dan bermuhasabah bahwa ada musibah yang lebih parah darinya yang menimpa pada orang selainnya. Dan ia yakin, dibalik musibahnya akan dalang kelapangan, sebagaiman janji Allah :

فإن مع العسر يسرا

Dan setelah kesusahan akan datang kelapangan

dalam tafsirnya Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di mengatakan, “Kata al ‘usr (kesulitan)  tersebut menggunakan alif-lam dan menunjukkan umum (istigroq) yaitu segala macam kesulitan. Hal ini menunjukkan bahwa bagaimana pun sulitnya, akhir dari setiap kesulitan adalah kemudahan.

Dengan musibah yang menimpanya ia berharap akan mendapatkan pahala darinya, dengan musibah yang menimpanya ia berdoa :

اللهم اجرتي في مصيبتي واخلف لي خيرا منها

Ya Allah, berikanlah pahala atas musibah yang menimpaku ini, dan berikan aku ganti yang terbaik.

Ia selalu husnuzhan (berbaik sangka kepada Allah, karena ia tau firman Allah dalam hadits qudsinya:

انا عند ظني عبدي بي

Sesungguhnya Aku ada pada prasangka hambaku!

Maksudnya adalah Allah akan memperlakukan seorang hambanya sesuai dengan persangkaan  sang hamba kepadaNya, dan Dia akan berbuat kepada hambaNya sesuai dengan harapan baik atau buruk dari hamba tersebut, oleh karena itulah ia senantiasa selalu menjadikan baik persangkaan dan harapannya kepada Allâh Ta’ala.

Dengan mushibah yang menimpanya, ia sadar bahwa Allah akan menjadikan obat pembersih untuk mengeluarkan semua kotoran dan penyakit hati yang ada pada dirinya. Ia sadar dengan musibah yang menimpanya tersebut Allah menjadikan musibah dan cobaan datang padanya sebagai sebam untuk menyempurnakan keimanannya.

Selain sabar, seorang mu’min juga ridha atas musibah yang menimpanya, karena dengan ridha tersebut, dirinya tidak marah atas takdir yang menimpanya, tidak mencela Allah, namun ia ihtisab, berharap pahala kepadaAllah dengan kesabaran tersebut, semoga ia mendapatkan pahala tanpa hisab dari Allah, sebagaimana firmanNya:

انما يوفى الصابرون اجرهم عند الله غير حساب

“Allahu akbar, kehinangan sesuatu di dunia adalah kecil baginya daripada kehilangn akhirat, karena ia sadar bahwa sesungguhnya kehidupan di dunia adalah permainan, hura-hura, perhiasan serta kesenangan, dan juga hata serta anak-anak adalah sebagai cobaan baginya.”

Dunia baginya adalah tempat singgah sementara baginya, dunia baginya tempat untuk mengaspal jalan untuk menuju akhirat, tempat untuk bercocok tanam pahalah, untuh menuai panen pada akhirat. sebagaimana sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

كن في الدنبا كانك غريب او عابر السبيل

“Jadilah engkau di dunia laksana orang asing atau seorang pengembara”

Seomoga Allah menjadikan kita semua dari hambanya yang bersabar

ربنا افرع علينا صبرا وثبت اقدامنا

Ya Allah tuangkanlah kesabaran kepada kami, dan teguhkanlah penderian kepada kami. Amiin

Tamma bi hamdillah ta’ala

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s